
Disini arti teman yang selalu hadir disetiap waktu itu tak terlalu berlaku.Yang berlaku adalah ketika seorang teman nggak bawa bolpen lalu kita harus minjemin. Ketika bosen terus beli jajan, itu harus bagi. Ketika dikelas itu tidur, kita biarin aja. Ketika ngasih tau gimana caranya nembak cewek yang bener itu gimana. Ketika satu teman sedang sengak kita juga harus ikut sengak. Ketika yang satu debat dengan guru kita harus dukung. Ketika yang satu punya file pelajaran, harus dishare bagaimanapun caranya, walaupun tau kalo internet lemot. Jadi perumpaan yang tepat untuk kelasku adalah rambutnya Andika Kangen Band, udah tau nggak pas, tetep aja dipaksain.
Haha, yang lucu juga dari kelasku adah cari nama buat kelas. Lama banget, ada satu semester sendiri buat nyari nama, ada REGE, JIXAW, NASA, SUMMER dan pada akhirnya jatuhlah pilihan kami pada sebuah nama yaitu SZALONY. Kelas kami sendiri terdiri dari 24 siswa, ininih daftar sama fbnya :
- Ananda Dian Anggraini
- Aprinno Janitra Utama
- Athaya Fairuz Mahadita
- Bagas Yusanto
- Barick Muhammad Dziellan
- Daffa Rizki Prayuda
- Diah Nur Kurnia
- Erika Sandra
- Faik Wildan Husaini
- Faradiba Nur Ahlina
- Hernanda Haudzan Hakim
- Inthan Dyah Ayuningrum
- Kartika Yaning Alifia
- Laksita Dinnyaputeri
- Nadhief Akbar Azzami
- Nadhifa Salsabila
- Narendra Kaindran
- Qurrota 'Ainun
- Retno Utami
- Rifqi Arseta
- Sevian Anggoro
- Vidiana Melati
- Wisnu Hilman Fadli Rahman
- Yama Dharma Putra
*jika linknya tidak bisa harap ganti dari https menjadi http
Gini nih kelasnya, campur aduk. Dari yang feminim, tomboy ada. Dari yang K-pop ada, yang barat juga ada. Yang cari-cari videoclip ada, yang cari film juga ada. Yang jago ngedrum ada, yang gitar apalagi. Yang ribut ada, yang pendiem juga. Apalagi, lengkap deh pokoknya, bahkan sampai pelajaran, semua punya bidangnya masing, ahaha.
Kata wali kelas sih yang kurang dari kelasku itu ya cuma satu. Kurang kebersamaan, ya di awal sih emang kerasa gitu. Tapi seiring berjalannya waktu kata-kata itu ditepis, haha. Namun tetap aja wali kelas masih bilang kalo kelas itu kurang kebersamaan.
Disemester 2. Terdapat Pensi, latihannya aja udah dari liburan semesteran. Dari rumahnya sita yang di menteri supeno, rumahnya inthan yang di mugas, balik lagi ke rumahnya sita yang di bukit wahid. Pada awalnya ada satu berita yang mencengangkan, yaitu kami (anak laki-laki selain Nadhief) harus tari Korea. Lagunya Super Junior yang Mr. Simple. Banyak debat sana sini deh akhirnya. Namun ya begitu malah makin lama makin seneng, malah buat nama sendiri SuSU (Super Szalony Unyu) haha, nggak tau deh dapet nama dari mana.
Latihan dari Desember sampai Februari, dikit dikit debat. Nggak enak juga sih, tapi ya kayaknya ya itu yang bikin aku ngerasa klop sama kelas ini. Awal latihan, tadinya sih manggil pelatih drama, eh tapi tau nggak pelatihnya cuma dateng, bahkan saya sendiri pun nggak merasa dikomentari sama sekali. Ya akhirnya end, nggak ada lagi pelatih drama. Kamipun manggil pelatih tari, diawal latihan, wah banget deh pokoknya. Dari capeknya, sampe stressnya. Tapi ya gitu fun og buktinya.
Disaat gitu disela-sela latihan tari yang buat akhir kamipun juga nyoba tari Mr. Simple ada yang bilang fanboy lah, ada yang bilang kecewek-cewekan lah. Tapi ya makin lama kayaknya jadi Kpop semua deh, setelah seneng latihan terus deh malah, setelah sholat jum'at, jam kosong, bahkan kadang yang rencanya buat latihan drama malah buat nari Mr.Simple doang, setelah tarinya hampir selesai, senangnya bukan main, jadi tambah semangat. Diasah terus, terus, terus, dan terus. Sampe dengan keadaan di puncak, tanpa pelatih, hanya teman, hanya sahabat, hanya es, hanya keringat, hanya teriakan, hingga lelucon lah yang cuma bisa menemani kami lagi. Dan dengan bangga kami persembahkan tarian Mr.Simple ini kepada Szalony.
Disaat gitu disela-sela latihan tari yang buat akhir kamipun juga nyoba tari Mr. Simple ada yang bilang fanboy lah, ada yang bilang kecewek-cewekan lah. Tapi ya makin lama kayaknya jadi Kpop semua deh, setelah seneng latihan terus deh malah, setelah sholat jum'at, jam kosong, bahkan kadang yang rencanya buat latihan drama malah buat nari Mr.Simple doang, setelah tarinya hampir selesai, senangnya bukan main, jadi tambah semangat. Diasah terus, terus, terus, dan terus. Sampe dengan keadaan di puncak, tanpa pelatih, hanya teman, hanya sahabat, hanya es, hanya keringat, hanya teriakan, hingga lelucon lah yang cuma bisa menemani kami lagi. Dan dengan bangga kami persembahkan tarian Mr.Simple ini kepada Szalony.
Tidak hanya itu, kami juga menampilkan tarian lain, ya korea juga sih, yang nari sih cewek, tapi ya who care
Sebuah Nama Sebuah Cerita, begitulah kenyataannya. Dan pada akhirnya kitapun tersenyum bersama, karena kami tahu semuanya akan Happy Ending, jikalaupun itu belum senang, maka itu bukan akhir. Begitulah kami, selayaknya sebuah BH. Selalu bersama, dekat dihati, tak terpisahkan, dan siap menanggung beban bersama.


3 komentar:
Yama Dharma Ali? HAHAHAHAHAHAHA
anjir rick gausah bikin nangis bisaaaaa :"""
lha gimana ? biar keliatan Islam to ya, haha
haha, lha itulah tujuan blog ini diciptakan
wahahahha, Yama Dharma Ali
sakpenake dewe og -_-
riva
Posting Komentar
Cara Berkomentar untuk yang tidak memiliki blog:
1. Klik select profile, lalu pilih Name/URL
2. Isi nama kamu dan Kosongkan URL atau isi dengan alamat fb kamu
3. Klik Lanjutkan
4. Ketik komentar kamu dan publish
Form komentar ini tanpa moderasi dan verifikasi, jangan kirim SPAM ya