Sabtu, 17 Desember 2011

Semut dan Lalat

0 komentar

Beberapa ekor lalat nampak terbang berpesta diatas sebuah tong sampah didepan sebuah rumah. Suatu ketika anak pemilik rumah keluar dan tidak menutup kembali pintu rumah kemudian nampak seekor lalat bergegas terbang memasuki rumah itu. Si lalat langsung menuju sebuah meja makan yang penuh dengan makanan lezat. “Saya bosan dengan sampah-sampah itu, ini saatnya menikmati makanan segar” katanya.
Setelah kenyang si lalat bergegas ingin keluar dan terbang menuju pintu saat dia masuk, namun ternyata pintu kaca itu telah terutup rapat. Si lalat hinggap sesaat di kaca pintu memandangi kawan-kawannya yang melambai-lambaikan tangannya seolah meminta agar dia bergabung kembali dengan mereka.


Si lalat pun terbang di sekitar kaca, sesekali melompat dan menerjang kaca itu, dengan tak kenal menyerah si lalat mencoba keluar dari pintu kaca. Lalat itu merayap mengelilingi kaca dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan bolak-balik demikian terus dan terus berulang-ulang. Hari makin petang si lalat itu nampak kelelahan dan kelaparan dan esok paginya nampak lalat itu terkulai lemas terkapar di lantai.

Ternyata Hidup Itu Mudah

0 komentar
Ada seseorang saat melamar kerja, memungut sampah kertas di lantai ke dalam tong sampah, dan hal itu terlihat oleh peng-interview, dan dia mendapatkan pekerjaan tersebut.

”Ternyata untuk memperoleh penghargaan sangat mudah, cukup memelihara kebiasaan yang baik.”

Ada seorang anak menjadi murid di toko sepeda. Suatu saat ada seseorang yang mengantarkan sepeda rusak untuk diperbaiki di toko tsb. Selain memperbaiki sepeda tsb, si anak ini juga membersihkan sepeda hingga bersih mengkilap. Murid-murid lain menertawakan perbuatannya. Keesokan hari setelah sang empunya sepeda mengambil sepedanya, si adik kecil ditarik/diambil kerja di tempatnya.

Air Ini Khusus Untuk Insinyur

0 komentar
Di sebuah perusahaan pertambangan minyak di Arab Saudi, di akhir tahun40-an.

Seorang pegawai rendahan, remaja lokal asli Saudi, kehausan dan bergegas mencari air untuk menyiram tenggorokannya kering. Ia begitu gembira ketika melihat air dingin yang tampak didepannya dan bersegera mengisi air dingin ke dalam gelas.

Belum sempat ia minum, tangannya terhenti oleh sebuah hardikan: "Hei, kamu tidak boleh minum air ini. Kamu cuma pekerja rendahan. Air ini hanya khusus untuk insinyur" Suara itu berasal dari mulut seorang insinyur Amerika yang bekerja di perusahaan tersebut.

Remaja itu akhirnya hanya terdiam menahan haus. Ia tahu ia hanya anak miskin lulusan sekolah dasar. Kalaupun ada pendidikan yang dibanggakan, ia lulusan lembaga Tahfidz Quran, tapi keahlian itu tidak ada harganya di perusahaan minyak yang saat itu masih dikendalikan oleh manajeman Amerika.

Hardikan itu selalu terngiang di kepalanya. Ia lalu bertanya-tanya: Kenapa ini terjadi padaku? Kenapa segelas air saja dilarang untuk ku? Apakah karena aku pekerja rendahan,sedangkan mereka insinyur ? Apakah kalau aku jadi insinyur aku bisa minum? Apakah aku bisa jadi insinyur seperti mereka?

Menulis di Atas Pasir

0 komentar
Sebuah filosofi hidup: menulis diatas pasir itu mudah. Tinggal ambil ranting kemudian buatlah sebuah tulisan. Anda bisa menulis sesuatu yang indah. Bahkan bukan hanya tulisan, istana pasir pun bisa dibuat dengan mudah.

Tahukah Anda, ada sesuatu dibalik kemudahan itu. Menulis diatas pasir memang mudah, tetapi mudah juga terhapus. Sapuan ombak lain, langsung menghapus tulisan indah yang sudah dibuat. Bahkan angin pun bisa menghapusnya.

Apa hikmahnya filosofi hidup ini?

Seekor Burung dan Sakaratul Maut

1 komentar
Sebuah pesantren di daerah Jawa Tengah memberikan cerita hikmah untuk kita semua. Ceritanya dimulai beberapa tahun yang lalu saat pengurus pesantren tersebut tepatnya pemilik pondokan (sebutan sebuah pesantren) memelihara seekor burung beo.

Beo merupakan jenis burung yang paling cerdas menirukan... suara-suara manusia selain burung kakak tua. Bertahun-tahun Kiai mengajarkan sebuah kalimat kepada beo itu. Kalimat yang sering kita baca dalam sholat. kalimat tauhid, ”Laillahaillallah Muhammadarrasulullah” terus diajarkan kepada beo. Hingga begitu lancarnya di lafadzkan oleh burung beo.

Selama beberapa lama pondokan diramaikan kalimat tauhid Yang di ucapkan si burung beo. Memberikan suasana dzikir para santri semakin berwarna. Ada kebanggaaan sendiri melihat seekor burung bersuara kalimat tauhid.

Pada suatu hari ketika Pemilik Pondok itu terlelap tidur sangkar burung terbuka dengan waktu yang sama, seekor kucing sedang mengendap dan menunggu masa untuk menangkap burung itu, ketika terlelap si Kucing telah mengambil kesempatan untuk menerkam burung itu..

Kotak Sabun: Berpikir Out of the Box!

2 komentar
Suatu ketika sebuah perusahaan consumer goods yang memproduksi sabun mandi mendapat keluhan dari konsumen. Konsumen tersebut mengeluh karena kotak sabun yang dibelinya dalam keadaan kosong, tanpa sabun. Agar hal ini tidak terulang kembali, maka pimpinan perusahaan membentuk 2 buah tim. Kedua tim tersebut bertugas memperbaiki sistem produksi agar permasalahan tersebut tidak terulang kembali.

Nasehat Bijak Einstein

0 komentar


Tidak ada Fisika, nuklir, atau hal-hal jenius lainnya. Hanya hal kecil tapi sering terlupakan, padahal berpengaruh besar terhadap kehidupan kita. Apa saja nasehat bijak Einstein? Yuk kita lihat.


Jumat, 16 Desember 2011

Akhir Kematian yang Berbeda

0 komentar

Tatkala masih dibangku sekolah, aku hidup bersama kedua orangtuaku dalam lingkungan yang baik. Aku selalu mendengar doa ibuku saat pulang dari keluyuran dan begadang malam. Demikian pula ayahku, ia selalu dalam shalatnya yang panjang.



Aku heran, mengapa ayah shalat begitu lama, apalagi jika saat musim dingin yang menyengat tulang. Aku sungguh heran, bahkan hingga aku berkata kepada diri sendiri:

"Alangkah sabarnya mereka ... setiap hari begitu ... benar-benar mengherankan! " Aku belum tahu bahwa di situlah kebahagi aan orang mukmin dan itulah shalat orang-orang pilihan. Mereka bangkit dari tempat tidurnya untuk bermunajat kepada Allah.

Suamiku Kini Telah Tiada Tetapi Penyesalanku Akan Terus Ada

0 komentar

Kisah nyata yang akan membuat setiap orang terharu setelah membacanya ini saya dapatkan dari sebuah notes di facebook bernama Rina Amalina, semoga dapat menjadi pelajaran bagi kita semua terutama bagi kaum hawa yg sudah berkeluarga. Saya memberanikan diri untuk sharing tulisan ini disini karena di notes tersebut tertulis :


Silahkan berbagi tulisan ini kepada saudara, teman,kerabat anda. Saya berharap pengalaman yg saya miliki dapat menjadi pelajaran bagi kita semua.”

Kamis, 15 Desember 2011

Bapak Tua Penjual Amplop

0 komentar

Setiap menuju ke Masjid Salman ITB untuk shalat Jumat, saya selalu melihat seorang bapak tua yang duduk terpekur di depan dagangannya. Dia menjual kertas amplop yang sudah dibungkus di dalam plastik. Sepintas barang jualannya itu terasa “aneh” di antara pedagang lain yang memenuhi pasar kaget di seputaran Jalan Ganesha setiap hari Jumat.

Pedagang di pasar kaget umumnya berjualan makanan, pakaian, DVD bajakan, barang mainan anak, sepatu dan barang-barang asessoris lainnya. Tentu agak aneh dia “nyempil” sendiri menjual amplop, barang yang tidak terlalu dibutuhkan pada zaman yang serba elektronis seperti saat ini.

Masa kejayaan pengiriman surat secara konvensional sudah berlalu, namun bapak itu tetap menjual amplop. Mungkin bapak itu tidak mengikuti perkembangan zaman, apalagi perkembangan teknologi informasi yang serba cepat dan instan, sehingga dia pikir masih ada orang yang membutuhkan amplop untuk berkirim surat.

Ayah, Terimakasih Atas Hadiahnya

0 komentar

Seorang pemuda sebentar lagi akan di-wisuda, sebentar lagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir dari jerih payah-nya selama beberapa tahun di bangku pendidikan.

Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobilsport, Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya.

Dia yakin, karena dia anak satu-satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya. Bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan ke teman-temannya.

Sungguh Aku Tak Pernah Takut

0 komentar

Tangannya menengadah. Dalam terik dan hujan, ia tetap menengadah. Menanti orang lain yang berbelas kasih untuk memberinya uang, walaupun bukan beberapa ratus tetapi hanya seratus rupiah saja. Ia sering diusir satpam. Mengganggu pemandangan para nasabah, katanya.

Ah.. apa hubungannya para nasabah dengan perempuan tua itu? Toh perempuan lanjut usia itu tidak masuk ke dalam bank! Kadang ia didorong, kadang ia ditendang. Enak rasanya bagi orang yang digaji satu juta lebih setiap bulan untuk tidak memikirkan apakah hari ini ia akan makan atau tidak.

Langit mulai gelap disertai rintik-rintik air yang diturunkan dari langit. Aku datangi perempuan itu kemudian mengangkatnya dan membantunya berjalan menuju tempat yang aman dari hujan.

Tak Satu pun Yang Dapat Menandingi Keindahan Tangan Ibu

1 komentar

Semoga cerita dibawah ini dapat menjadi renungan buat kita semua. Ketika ibu saya berkunjung, ibu merajuk untuk diantarkan ke sebuah pusat perbelanjaan karena dia menginginkan baju baru untuk kondangan.

Terus terang, sebenarnya saya sendiri tidak begitu suka pergi ke tempat tempat tersebut dan saya bukan tipe orang yang sabar, tetapi walaupun demikian kami pergi juga ke pusat perbelanjaan untuk membeli baju ibu.

Kami mengunjungi setiap butik yang menyediakan pakaian wanita dan ibu saya mencoba sehelai demi sehelai pakaian lalu mengembalikannya ke tempat semula. katanya tidak ada Yang cocok.

Pelajaran Berharga Dari Keikhlasan

0 komentar

Di sebuah sudut pasar kota Madinah ada seorang pengemis buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, “Wahai saudaraku, jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya.”



Tiada hal lain yang di lakukan si buta setiap hari kecuali menengadahkan tangan dan meneriakkan kata-kata itu berulang-ulang kali. Namun demikian, setiap pagi selalu ada seorang pria yang mendatangi pengemis itu dengan membawakannya makanan, dan tanpa berucap sepatah kata pun, pria itu selalu menyuapkan makanan yang di bawanya kepada pengemis buta itu.

Setangkai Mawar Untuk Mama

0 komentar

Seorang Pria memasuki sebuah toko bunga. Dia memesan seikat bunga yang dapat dikatakan sangat indah, untuk dikirimkan kepada ibundanya yang tinggal sejauh 300 km di kota lain sebagai ucapan ulang tahun untuknya. Setelah selesai dan mencatatkan alamat ibunya, dia pun keluar.

Ketika akan memasuki mobilnya, dia melihat seorang gadis kecil di ujung jalan sedang menangis tersedu-sedu. Dia pun menemui gadis kecil itu dan bertanya, “Kenapa sayang?”

Gadis kecil itu menjawab diantara isakan tangisnya, “Aku ingin sekali membelikan ibuku bunga, setangkai mawar. Tapi sungguh aku tak punya uang untuk membelinya. Uangku hanya seribu rupiah saja. Padahal harga mawar tiga ribu banyaknya.”

Rabu, 14 Desember 2011

Tabib Vs Shinse

0 komentar

Konon ada sepasang sahabat cina dan arab lagi kebingungan karena usaha mereka bangkrut. Setelah memutar keras otak mereka, mereka sepakat membuka pelayanan kesehatan. Maka si cina jadi sinshe, dan si arab menjadi tabib.



Setelah satu minggu praktek, si tabib tetap sepi pasien, namun si sinshe mulai kebanjiran pasien. Si tabib putar otak untuk melawan si sinshe.

Maka si tabib mengeluarkan jurus dengan memasang pengumuman di depan ruang prakteknya: “Jika Tidak Sembuh Uang Kembali Tiga Kali Lipat”

Taktik itu manjur, pasien lalu berdatangan ke si tabib. Giliran si sinshe sewot lalu mencari akal. “Haiyaaa, lumayan kalo owe purak-purak sakit dan tidak sembuh dapat uang lha…” (baca dengan logat cina ya). Lalu ia mendatangi si tabib.

Logic Thinker

0 komentar

Pada suatu hari di suatu bar, masuklah seorang berpakaian perlente (sebut saja Bapak X) dan minum di bar tersebut. Sang bartender melihat manusia keren tersebut tertarik, lalu membuka komunikasi ssebagai berikut



Bartender: Apa Pekerjaan Bapak?
Lalu Bapak X itu jawab: “Ooooo saya adalah seorang LogicThinker”.
Si bartender bingung dan nanya: “Apa itu pekerjaan logic thinker?”

Bapak X menjawab: Wah susah menerangkannya, soalnya memang bukan pekerjaan yang lazim, tapi saya akan kasih anda contoh saja, ok?
Bartender: OK!

Bapak X: Begini, pertama-tama saya bertanya dulu, Apakah anda punya akuarium?
Bartender: O ya saya punya akuarium buesuaaarrr di rumah.

Cara Agar Lulus Ujian CPNS

0 komentar

Tiga orang pendaftar A, B dan C datang ke kantor untuk mengikuti ujian CPNS di kotanya. Hari itu materi ujian adalah wawancara lisan. Satu persatu mereka dipanggil pewawancara ke sebuah ruangan untuk mengetahui kemampuan dan kecakapan masing masing.



Si A memasuki ruangan.
Pewawancara: “Berapa 100 ditambah 100?”
A: “250, Pak”
Pewawancara: “Maaf, Anda tidak diterima. Alasannya, Anda bermental korupsi”
Si A keluar ruangan.

Murid Ini Lebih Pintar Dari Kepala Sekolah

0 komentar

Paimo baru masuk SD kelas 1, hari pertama dia sudah protes sama Ibu guru.

”Bu, saya seharusnya duduk di kelas 3.“
Bu Gurunya heran, ”kenapa kamu yakin begitu?“
Paimo menjawab dengan mantap, ”Soalnya saya lebih pintar dari kakak saya yang sekarang duduk di kelas 3.”



Akhirnya bu guru membawa Paimo ke ruang Kepala Sekolah. Setelah diceritakan oleh bu guru, Pak Kepala Sekolah mencoba menguji Paimo langsung dengan berbagai materi pelajaran murid kelas 3 SD.

Ternyata Inilah Sebabnya Lelaki Susah Dihadapi.

0 komentar

Jika kamu memperlakukannya dengan baik, dia pikir kamu jatuh cinta padanya.
Jika tidak, kamu akan dibilang sombong.



Jika kamu berpakaian bagus, dia pikir kamu sedang mencoba untuk menggodanya.
Jika tidak, dia bilang kamu kampungan.

Jika kamu berdebat dengannya, dia bilang kamu keras kepala.
Jika kamu tetap diam, dia bilang kamu nggak punya otak.

Jika kamu lebih pintar daripada dia, dia akan kehilangan muka.
Jika dia yang lebih pintar, dia bilang dia paling hebat.

Membuat Rakyat Indonesia Bahagia

0 komentar

Empat tokoh politik indonesia, Muhaimin, Hatta, Aburizal dan Anas, sedang melakukan perjalanan dinas dengan pesawat terbang.



Di tengah-tengah penerbangan, Muhaimintiba tiba melempar 1 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar pesawat terbang sambil berkata "Mudah mudahan dengan itu saya akan membuat 1 orang Indonesia bahagia!",

Tak mau ketinggalan, selang tak beberapa lama Hatta melempar 5 lembaruang Rp. 100 ribuan keluar pesawat terbang sambil berkata, "Mudah mudahan dengan itu saya juga membuat 5 orang Indonesia bahagia!"

Tak mau kalah, Aburizal tiba tiba melempar 500 lembar uang Rp. 100 ribuan keluar pesawat terbang sambil memasang wajah penuh kemenangan seraya berkata dengan suara agak dikeraskan, "Mudah mudahaaaaan dengan itu saya akan membuat 500 orang Indonesia bahagia!"

Ketiga tokoh politik sudah berusaha memberikan yang terbaik untuk rakyat Indonesia.

Apakah Tuhan Itu Ada ?

0 komentar

Perdebatan seru terjadi di kelas Filsafat, membahas apakah Tuhan itu ada atau tidak. Profesor mengajak para mahasiswa berpikir dengan logika.



“Adakah di antara kalian yang pernah mendengar Tuhan?”
Tak ada yang menjawab.

“Adakah di antara kalian yang pernah menyentuh Tuhan?”
Lagi-lagi tak ada jawaban.

“Atau ada di antara kalian yang pernah melihat Nya?!”

Masih tak ada jawaban.
“Kalau begitu Tuhan itu tak ada.”

Skala Korupsi Di Dunia Ghaib

0 komentar

Ada serombongan manusia yang sedang menunggu masuk di gerbang alam ghaib. Mereka dipanggil masuk satu persatu oleh pejabat ghaib yang bertugas di sana. Di dinding belakang tergantung puluhan jam dinding sebagaimana layaknya yang terlihat di bandara udara saja.



Tetapi ada perbedaannya dengan jam yang ada di dunia nyata. Kalau jam di dunia menunjukkan posisi waktu yang berbeda-beda untuk berbagai kota tujuan, jam dinding di alam ghaib juga berbeda kecepatan putarannya.

Salah seorang yang agak bingung bertanya kepada petugas di sana mengapa hal itu terjadi. “Oh itu, jam yang tergantung di sana menunjukkan tingkat kejujuran pejabat pemerintah yang ada di dunia sewaktu Anda hidup.”

Buku Harian Isteri Vs Suami

0 komentar

BUKU HARIAN ISTERI
Minggu Malam – Dia bertingkah aneh. Sebelumnya kami berjanji bertemu di Cafe. Aku shopping seharian dg teman-teman, sehingga mungkin dia kesal karena aku agak telat sampai di Cafe, tapi dia tak berkomentar.



Ngobrolnya nggak nyambung, jadi aku usul kita pergi ke tempat yang agak sepi supaya ngobrolnya lebih enak, dia setuju tapi tetap diam dan berjarak. Aku tanyakan apa yang salah – dia jawab, “Tak ada”. Aku tanyakan apakah kesalahanku yang membuatnya kesal. Dia bilang hal ini tak ada kaitannya denganku dan minta aku nggak usah khawatir.

Langkah Canggih Pemerintah Mengatasi Insiden Perompakan Kapal Sunan Kudus

4 komentar

Masih ingat insiden Perompak Somalia membajak sebuah kapal berbendera Republik Indonesia (RI) di dekat lepas pantai timur Afrika Rabu 16 maret 2011 kemarin? Secara rinci, kapal tersebut bernama MV Sinar Kudus. Kejadian perompakan pada Rabu di kawasan Laut Arab.



Para perompak kemudian menggunakan kapal itu untuk mencoba menyerang kapal kargo berbendera Liberia. "Ada hingga 50 orang perompak yang membajak Sinar Kudus," kata gugus tugas tersebut. Yang lebih membanggakan, pemerintah kita ternyata sangat aktif, reaktif dan responsif dalam menyikapinya, beginilah sikap tersebut yang kami tangkap selama ini:

Cara Mudah Mengetes Keperawanan

0 komentar

Seorang pria yang akan menikahi pacarnya mendatangi dokter dan bertanya bagaimana cara mengetahui pacarnya perawan atau tidak sebelum melangsungkan pernikahan.

Dokter berkata : “Ah Gampang….siapkan sekaleng cat merah, sekaleng cat biru, kuas dan sebuah sekop.”

Minggu, 11 Desember 2011

Si Pemerah Susu

0 komentar

Abu Bakar setiap hari berkeliling di perkampungan Madinah. Ia terbiasa berkunjung ke rumah-rumah janda tua dan rumah anak-anak yatim piatu. "Assalamu'alaikum...," salamnya di depan pintu rumah seorang janda tua. "Wa'alaikum salam...!" jawab janda tua. Dibukanya pintu, lalu wajah perempuan tua itu menjadi berseri-seri.


"Oh, Abu Bakar rupanya," sambutnya gembira. "Nek, apa mau kuperahkan susu kambingnya?" tanya Abu Bakar. "Tidak usah, Tuan..." dengan malu-malu, perempuan tua itu mencoba menolak. Tapi, Abu Bakar mengetahui kalau kedatangannya memang sangat membantu pekerjaan perempuan tua itu. "Mari Nek, aku bantu memerahkan susu," kata Abu Bakar tersenyum.

Abu Bakar pun memerahkan susu kambing sampai semua wadah terpenuhi.

Pesan Sebuah Tulang

0 komentar

Sudah berhari-hari orang Yahudi itu berjalan menuju Madinah. Ia ingin menemui Khalifah Umar bin Khattab, Amirulmukminin. Ia banyak mendengar kabar bahwa bahwa Amirulmukminin seorang yang terkenal bersungguh-sungguh menegakkan keadilan. Jauh-jauh ia datang dari Mesir dengan sebuah harapan, Khalifah mau memperhatikan nasibnya yang tertindas.


Baru ketika matahari condong ke barat, ia tiba di Madinah. Walaupun badannya terasa letih, namun air mukanya tampak berseri. Ia gembira telah sampai di negeri Amirul mukminin yang aman. Dengan tergopoh-gopoh, orang Yahudi itu memasuki halaman rumah Umar bin Khattab, lalu meminta izin pada prajurit yang sedang berjaga.

Pemberian Seekor Gagak

1 komentar

Sejak tadi malam Ibrahim bin Adham sudah mempersiapkan segala keperluan berburunya. Memang, berburu binatang di hutan belantara adalah kegemarannya; walau harus menginap di tengah hutan. Karenanya, sebelum berangkat, ia berulang-ulang memeriksa panah, pisau, serta bekal makanan yang cukup untuk dibawa.


Menjelang tengah hari, ia baru sampai di hutan. Lelaki itu pun mulai melakukan perburuannya tanpa mengenal lelah. Dengan berani ia mengitari setiap pelosok hutan untuk mendapatkan binatang buruan. Namun hingga sore menjelang, tak ada seekor binatang pun terkena anak panahnya. "Uh! Ke mana sembunyinya binatang-binatang itu!" umpat Ibrahim kesal.

Sabtu, 10 Desember 2011

Sebuah Surat Dari Jalur Gaza

0 komentar

Saya tidak tahu, mengapa saya harus menulis dan mengirim surat ini untuk kalian di Indonesia, Namun, jika kalian tetap bertanya kepadaku,kenapa?? Mungkin satu-satunya jawaban yang saya miliki Adalah karena Negeri kalian berpenduduk muslim Terbanyak di punggung bumi ini,,,,bukan demikian saudaraku??? Disaat saya menunaikan ibadah haji beberapa tahun silam, ketika pulang dari melempar jumrah, saya sempat berkenalan dengan salah seorang aktivis da’wah dari Jama’ah haji asal Indonesia, dia mengatakan kepadaku, setiap tahun musim haji ada sekitar 205 ribu jama’ah haji berasal dari Indonesia datang ke Baitullah ini?!!!?.

Wah,,,,sungguh jumlah angka yang sangat fantastis & membuat saya berdecak kagum, Lalu saya mengatakan kepadanya, saudaraku,,,,jika jumlah jama’ah Haji asal GAZA sejak tahun 1987 Sampai sekarang di gabung,,itu belum bisa menyamai jumlah jama’ah haji Dari negeri kalian dalam satu musim haji saja. Padahal jarak tempat kami ke Baitullah lebih dekat di banding kalian yah? Wah?.wah?pasti uang kalian sangat banyak yah, apalagi menurut sahabatku itu ada 5 % dari rombongan tersebut yang menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya,,,Subhanallah.

Indonesia, Kata Orang Singapura

0 komentar

Ini adalah sebuah cerita nyata yang diceritakan dari sebuah mailist dan telah diceritakan dari forum ke forum di internet hingga para blogger. Cerita ini memang agak basi dimata para blogger tapi bagi anda yang belum tahu, anda patut mengetahui cerita ini.

Diceritakan seorang warga negara Singapura yang sedang berkunjung ke Indonesia (Lampung tepatnya saat itu) bertemu dengan sahabatnya (orang Indonesia) dibandara dan merekapun saling tegur sapa dilanjutkan dengan obrolan yang membuat anda-anda semua akan lebih mencintai dan menumbuhkan rasa nasionalisme terhadap indonesia. Langsung saja silahkan simak cerita tersebut.

Jumat, 09 Desember 2011

Inilah Yang Terjadi.....Jika Iblis Sudah Membentangkan Sajadah

0 komentar

Siang menjelang dzuhur. Salah satu Iblis ada di Masjid. Kebetulan hari itu Jum'at, saat berkumpulnya orang. Iblis sudah ada dalam Masjid. Ia tampak begitu khusyuk. Orang mulai berdatangan. Iblis menjelma menjadi ratusan bentuk & masuk dari segala penjuru, lewat jendela, pintu, ventilasi, atau masuk lewat lubang pembuangan air.


Pada setiap orang, Iblis juga masuk lewat telinga, ke dalam syaraf mata, ke dalam urat nadi, lalu menggerakkan denyut jantung setiap para jamaah yang hadir. Iblis juga menempel di setiap sajadah. "Hai, Blis!", panggil Kiai, ketika baru masuk ke Masjid itu. Iblis merasa terusik : "Kau kerjakan saja tugasmu, Kiai. Tidak perlu kau larang-larang saya. Ini hak saya untuk menganggu setiap orang dalam Masjid ini!", jawab Iblis ketus.

"Ini rumah Tuhan, Iblis! Tempat yang suci, Kalau kau mau ganggu, kau bisa diluar nanti!", Kiai mencoba mengusir.
"Kiai, hari ini, adalah hari uji coba sistem baru". Kiai tercenung. "Saya sedang menerapkan cara baru, untuk menjerat kaummu".

Kamis, 08 Desember 2011

Pelajaran Dari Kisah Telor dan Tempe Gosong

0 komentar

Dua puluh tahun telah berlalu, namun masih terbayang jelas kenangan indah bersama dengan mama dan papa.

Suatu malam, mama yang bangun sejak pagi, bekerja keras sepanjang hari, membereskan rumah tanpa pembantu, jam 7 malam mama selesai menghidangkan makan malam papa yang sangat sederhana berupa telur mata sapi, tempe goreng, sambal teri dan nasi.

Sayangnya karena mengurusi adik yang merengek, tempe dan telor gorengnya sedikit gosong !, saya melihat mama sedikit panik, tapi tidak bisa berbuat banyak, minyak gorengnya sudah habis.

Kami menunggu dengan tegang apa reaksi papa yang pulang kerja, pasti sudah capek melihat makan malamnya hanya tempe dan telur gosong.