Kamis, 15 Maret 2012

Pidato Larry Ellison

Pengusaha merupakan profesi yang saat ini menjadi primadona. Dan mungkin akan terus berlanjut karena entrepreneur adalah naluri alamiah manusia. Naluri untuk bertahan hidup, merdeka, terlepas dari belenggu, dan naluri untuk berbagi dengan sesama. Bahkan politikus pun tidak jauh dari peran pengusaha. Silakan cari nama partai apa yang tidak melibatkan pengusaha.

Pengusaha dikonotasikan dengan sebuah prestise . Kemapanan dan kebebasan untuk bertindak dalam segala hal. Kelihatannya enak. benar memang. Tapi untuk  itu hanya 1% yang kelihatan dibanding 99% yang tidak kelihatan (mengutip pernyataan Soichiro Honda). Itu adalah proses. Proses untuk menjadi seorang pengusaha sejati. Untuk mencapai itu semua bahkan mungkin diperlukan jerih payah yang bermandikan keringat, air mata, dan darah.

Larry Ellison merupakan satu contoh pengusaha sukses. Bahkan di masanya, pernah ia menjadi orang terkaya sejagat. Dalam satu kesempatan, ia diundang untuk memberikan ceramah wisuda kepada wisudawan baru Yale University, sebuah kampus ternama di negeri Paman Sam. Memang karena latar belakangnya yang jarang mengikuti aturan formal, lantas ia memberikan pidato yang membuat semua wisudawan itu geregetan. Sang rektor pun mungkin merasa bersalah kenapa mengundang Larry Ellison, berikut adalah pidatonya:

Sebuah Nama Sebuah Cerita ( Foto )

Ini bukan tentang saya, kamu, ataupun mereka. Ini tentang kami, para anak - anak 9A, yang lebih biasa dipanggil dengan nama SZALONY. Ini Ceritaku

Kamis, 08 Maret 2012

Renungan Malam

Seorang pemuda terpelajar dari Semarang sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta.

Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur.

Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.
"Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta?" tanya si Pemuda.
"Oh... Saya mau ke Jakarta terus "connecting flight" ke Singapore nengokin anak saya yang kedua" jawab ibu itu.
"Wouw..... hebat sekali putra ibu, pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.